Wallahu bima ta'maluna bashir Wallahu bima tamaluna bashir ialah penggalan dari pesan Al- Baqarah ayat 256. Lebih lengkapnya merupakan...
xschoolpedia

Wallahu Bima Ta'maluna Bashir Artinya

Daftar Isi [Tampil]

     Wallahu bima ta'maluna bashir

    Wallahu Bima Ta'maluna Bashir

    Wallahu bima tamaluna bashir ialah penggalan dari pesan Al- Baqarah ayat 256. Lebih lengkapnya merupakan," Wa masalullaziina yunfiquna amwaalahumubtigaa`a mardaatillaahi wa tasbiitam min anfusihim kamasali jannatim birabwatin asaabahaa waabilun fa aatat ukulahaa difaiin, fa il lam yusib- haa waabilun fa tall, wallaahu bimaa tamaluna basiir".

    Sedikit uraian tentang pesan Al- Baqarah, pesan Al- Baqarah ialah pesan Madaniyah ataupun pesan yang diturunkan sehabis Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam hijrah ke Madinah. Pesan Al- Baqarah merupakan pesan ke 2 dalam Al- Quran. Terdiri atas 286 ayat, tepatnya pada Juz 1( ayat 1- 141), Juz 2( ayat 142- 252), Juz 3( 253- 286).

    wallahu bima tamaluna bashir artinya

    Serta perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya buat mencari ridha serta pahala dari Allah Subhaanahu wa Taaala serta buat memperteguh jiwa mereka dalam rangka melakukan kewajiban- kewajiban agama, semacam owner suatu kebun yang produktif, hijau dengan pepohonan serta menciptakan buah- buahan yang baik yang terletak di dataran besar sehingga memperoleh cahaya matahari serta hawa yang lumayan. Tidak hanya itu, terus menjadi besar suatu dataran, hendak terus menjadi jauh dari sumber air yang menyebabkan pangkal tumbuh- tumbuhan jadi terus menjadi memanjang. Serabut yang berperan meresap santapan juga jadi banyak, sehingga santapan yang membentuk zat hijau daun( klorofil) jadi banyak pula. Dengan demikian, tumbuhan itu jadi produktif menciptakan buah. Tempat kebun itu terletak di dataran besar yang disiram oleh hujan rimbun yang tercurah langsung dari langit; sebagiannya diserap oleh tanah tempat akar- akar tanaman menghunjam, sebagian yang lain yang tidak diperlukan mengalir ke dasar serta ditampung oleh yang membutuhkannya.


    Tidak hanya selaku sumber santapan, hujan yang deras itu pula berperan melunakkan zat- zat yang dibutuhkan tanaman, membersihkannya dari zat- zat yang membatasi perkembangan serta melindungi hama. Hingga tidak heran bila setelah itu kebun itu menciptakan buah- buahan 2 kali lipat. Bila hujan rimbun tidak menyiraminya, hingga embun ataupun hujan gerimis dengan sedikit angin yang lembut juga mencukupi, karena tanahnya produktif serta terletak di ketinggian yang membolehkan buat menciptakan buah dengan baik. Begitulah, infak yang dikeluarkan dengan hati yang ikhlas, sedikit ataupun banyak, hendak diterima serta dilipat gandakan pahalanya oleh Allah Subhaanahu wa Taaala.


    Sekali lagi Allah Subhaanahu wa Taaala membagikan perumpamaan tentang orang yang tidak ikhlas dalam berderma. Ayat ini diawali dengan suatu persoalan yang diperuntukan kepada siapa juga, apakah ada salah seseorang di antara lamu yang mau mempunyai kebun yang ada di dalamnya tumbuhan kurma serta tumbuhan anggur yang mengalir di dasar pohon- pohon- Nya sungai- sungai ialah mempunyai sumber air yang lumayan. Apalagi di situ ia mempunyai seluruh berbagai buah- buahan. Setelah itu dstanglah masa tuanya sehingga ia tidak dapat lagi bekerja di kebun tersebut serta cuma dapat mengandalkan hasil kebun lagi ia mempunyai generasi yang masih kecil- kecil yang belum dapat bekerja serta masih memerlukan hasil dari kebun tersebut. Kemudian dalam kondisi semacam itu, seketika kebun itu ditiup angin keras yang memiliki api, sehingga terbakarlah kebun tersebut serta menghanguskan seluruh tumbuhan yang terdapat. Begitulah perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya sebab ria, membangga- banggakan pemberiannya kepada orang lain serta menyakiti hati orang yang diberi.


    Nanti di akhirat dikala ia sangat memerlukan ganjaran amalan tersebut, ia tidak menjumpainya. Amal perbuatannya hangus serta punah sebab hasrat yang tidak ikhlas serta perilaku menyakiti orang lain. Demikianlah Allah Subhaanahu wa Taaala menerangkan ayat- ayat- Nya kepadamu supaya kalian memikirkannya sehingga kalian berupaya buat ikhlas dalam berinfak. Watak ria mengganggu pahala amal seorang semacam halnya kebakaran menghanguskan kebun.

    Wallahu Bima Tamaluna Bashir Arab serta Artinya

    Wallahu bima tamaluna bashir ialah penggalan dari pesan Al- Baqarah ayat 256. Berikut ini ialah pesan Al- Baqarah ayat 256 arab serta artinya :

    وَمَثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمُ ٱبْتِغَآءَ مَرْضَاتِ ٱللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِّنْ أَنفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍۭ بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَـَٔاتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِن لَّمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ ۗ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

    Latin: Wa masalullaziina yunfiquna amwaalahumubtigaa`a mardaatillaahi wa tasbiitam min anfusihim kamasali jannatim birabwatin asaabahaa waabilun fa aatat ukulahaa difaiin, fa il lam yusib- haa waabilun fa tall, wallaahu bimaa tamaluna basiir( QS. Al- Baqarah: 256)

    Artinya:

    Serta perumpamaan orang- orang yang membelanjakan hartanya sebab mencari keridhaan Allah serta buat keteguhan jiwa mereka, semacam suatu kebun yang terletak di dataran besar yang disiram oleh hujan rimbun, hingga kebun itu menciptakan buahnya 2 kali lipat. Bila hujan rimbun tidak menyiraminya, hingga hujan gerimis( juga mencukupi). Serta Allah Maha Memandang apa yang kalian perbuat.( QS. Al- Baqarah: 256)

     

    Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 256 Menurut Al-Muyassar/Kementerian Agama Saudi Arabia:

    256. Dan perumpamaan orang-orang yang menginfakan hartanya demi mencari ridha Allah dan atas dorongan keyakinan kuat terhadap kebenaran janjiNya, adalah seperti kebun luas yang berada di dataran tinggi lagi subur. Hujan yang deras turun memganinya, sehingga hasil buah-buahannya berlipat ganda. Apabila hujan lebat tidak turun padanya, maka gerimis hujan pun sudah cukup baginya untuk menghasilkan buah yang berlipat ganda. Begitu pula infak-infak yang dikeluarkan orang-orang yang ikhlas akan diterima di sisi Allah dan dilipat gandakan.


    Nah itulah penjelasan yang dapat xschoolpedia bagikan tentang wallahu bima ta'maluna yang ternyata merupakan penggalan dari surat Al-Baqarah ayat 256, semoga bermanfaat.

    Terimakasih
    KIRIM HADIAH PAYPAL Anda dapat memberikan kami hadiah dengan Paypal yang akan kami gunakan untuk memperpanjang domain blog ini, agar terus dapat aktif berbagi ilmu.

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Bawah Artikel

    Donasi
    Hallo sobat xschoolpedia, Anda dapat memberikan suport kepada kami dengan cara memberikan donasi, yang mana nantinya donasi tersebut akan digunakan untuk memperpanjang Domain xschoolpedia.

    BANK Mandiri:1710002049008 a/n AHMAD REGAL
    PULSA : 081252069296
    PAYPAL : xschoolpedia
    Done